Konsep dasar mengenai biologi sel dirumuskan secara bertahap oleh ilmuwan abad ke-17 hingga ke-19. Robert Hooke (1665) mengamati rongga sayatan jaringan gabus, disusul oleh Antonie van Leeuwenhoek yang mendokumentasikan mikroorganisme hidup pertama kali. Pada tahun 1838, Matthias Schleiden dan Theodor Schwann menyimpulkan bahwa semua jaringan tumbuhan maupun hewan tersusun atas unit dasar yang sama, yakni sel.
| Organel | Struktur Membran | Fungsi Utama Seluler |
|---|---|---|
| Nukleus | Ganda berpori (Karioteka) | Pengendali seluruh aktivitas sel, replikasi DNA, dan transkripsi RNA. |
| Mitokondria | Ganda (Krista & Matriks) | Respirasi seluler aerob, pembentukan molekul Adenosin Trifosfat (ATP). |
| Retikulum Endoplasma (RE) | Tunggal berlipat | RE Kasar (sintesis protein via ribosom), RE Halus (sintesis lipid & detoksifikasi). |
| Aparatus Golgi | Tunggal (Sisterna) | Modifikasi pasca-translasi glikoprotein dan pengemasan vesikel sekresi. |
| Lisosom | Tunggal (Enzim hidrolitik) | Pencernaan intraseluler, autofagi organel rusak, dan autolisis terprogram. |
Membran plasma tersusun dari lapisan ganda fosfolipid (phospholipid bilayer) yang bersifat selektif permeabel (semipermeabel). Perpindahan molekul dapat dikategorikan menjadi dua golongan: